09 Desember, 2008

GUNDAM : Athrun Sayang, Athrun Malang

Sebenarnya penulis bukan penggemar anime atau manga Gundam sih...^ ^
Terlalu banyak judul, versi, dan ceritanya. Belum lagi tokoh-tokoh dan karakternya. Namanya juga susah dihapalin. Rada-rada unik dan asing (dapat dari mana sih idenya ??). Pernah gara-gara nama jadi salah bedain karakter cowok dan cewek. Misalnya, Kira yang merupakan karakter cowok, disangka nama cewek (Kira cocoknya buat cewek kan ?). Sebaliknya, Lacus yang ternyata karakter cewek, dikira nama cowok (nggak salah kan ? mananya sih yang ’kedengaran’ cewek ?). Ck..ck...ck....((°_°))
Oke..cukup ngomongin soal nama. Ayo ngebahas Athrun. Kenapa Athrun ? (siapa tahu ada yang bertanya-tanya ^ ^). Yah, bukan apa-apa sih. Dia karakter yang menarik perhatian (meskipun penulis sukanya Kira…>o<). Athrun. Lengkapnya Athrun Zala. Seorang coordinator hebat. Sayangnya, gagal dalam cinta dua kali. Pertama dengan Lacus Clyne, kedua dengan Cagalli Yula Attha (hebat nih si Athrun, Lacus kan diva pop terkenal anak salah satu pendiri ZAFT. Sedangkan Cagalli anak angkat penerus Orb. Orang penting tuh. Beruntung kan ? ^o^). Setelah sempat bertunangan, tiba-tiba putus. Semua ditinggal ceweknya, meskipun dengan Lacus bukan karena cinta. Kalaupun ada cewek lain yang naksir, nggak ada satupun yang menarik hatinya. Cinta sejatinya adalah Cagalli. Saling cinta tapi berpisah. Suram amat sih ? Nggak ada ending yang bagus buat Athrun ya ? Sementara Kira dan Shin berbahagia dengan pasangan masing-masing, Athrun malah betah menjomblo ((·_·)) Emang sih, di bagian akhir ada cewek kepang dua rambut merah (Meyrin Hawk) yang mendampingi Athrun. Tapi kan bukan lover-nya. Kira-kira bakal ada lanjutannya nggak ya ? Kalau iya, Athrun sama siapa donk ? Cewek rambut merah itu atau bakal CLBK sama Cagalli ? Kayaknya Gundam lovers suka deh kalau mereka dipasangin lagi (search aja di Google atau Yahoo!, pasti nemuin banyak gambar mereka ^_^). By the way, kayaknya Gundam bagus deh kalau dibuat live action/tokusatsu-nya. Pernah lihat Casshern ? atau Returner? Spesial efeknya bagus kan ? Kalau buat model robot-robot Gundam bergerak, nggak terlalu susah deh buat Jepang. Kapan yah bisa lihat live action movie-nya ?? Kira-kira siapa yang cocok jadi Athrun, Kira, Shin, Cagalli, Lacus, atau…si manis Yzak Jule ! Duh…jadi kepengen nih…! \(>o<)/
By.pinkygirl

Label: , , ,

21 November, 2008

Tail Of The Moon ”ECCHI” ?

Tail of The Moon “echi”….bener nggak sih ? Cerita yang tadinya lucu, lama kelamaan jadi mesra ^o^ terutama Usagi dan Hanzo dari Iga. Ada juga antara Usagi – Ranmaru dan Ranmaru – Kame... aiiihh…! >_<>
Emang sih bagus, ceritanya juga oke. Orang yang tadinya nggak minat baca malah ikutan baca dan jadi suka. Cuma ya itu tadi, lama-lama jadi agak ”echi”. Belum sampai taraf banget sih, masih termasuk wajar koq. Mungkin agak sedikit heran aja, karena biasanya manga terbitan Elex sopan-sopan banget. Sensornya lumayan ketat. Paling-paling sebatas kiss mulai berani ditampilkan. But it’s ok ^-^
Sayangnya di sampul depan tertulis kategori bacaan remaja. Soal cerita dan kekonyolan yang ada sih bisa dikonsumsi remaja. Tapi buat adik-adik yang masih chibi-chibi wah.... beberapa plot kayaknya terlalu dewasa deh buat mereka. Mungkin sebaiknya perlu dipertimbangkan lagi kategori pembaca untuk manga yang satu ini.by pinkygirl

Label: , , ,

AKANE = GARAA ?

Buat para manga lovers pasti tahu donk manga yang judulnya Princess’ Dog ? Seri ke-10 yang terbit ± seminggu lalu membuat dejavu. Why ? Perkembangan cerita di mana sang paman, Toi, yang selama ini dianggap Akane (tokoh utama cerita) sebagai pengganti ayahnya, ternyata punya niat jahat. Nggak tanggung-tanggung, dia ingin membunuh Akane ! Salah satu alasannya sih karena amanat mendiang ibu Akane yang kelihatannya benci banget sama anaknya (untuk detilnya kalian baca aja Princess’ Dog 1-10). Sampai di situ, nggak tahu kenapa, kok jadi ingat sama Garaa di manga Naruto ya ? Nasibnya kan hampir sama. Sama-sama mau dibunuh paman sendiri, kesepian, dan dibilang setan (kalo Garaa sih dibilang monster). Makanya kubilang kisah mereka berdua mirip. Iya nggak sih? ^ ^

Memang, Princess’ Dog belum mencapai klimaks. Masih satu jilid lagi, gitu kata pengarangnya. Mungkin aja sebenernya sang paman masih punya rasa sayang yang nggak mau diakui. Sama seperti paman Garaa yang menurutku juga sayang sama dia. Kalo enggak kenapa harus nunggu beberapa tahun buat menyingkirkan Garaa ? Atau Cuma mau nunggu saat yang tepat ya ? Tapi bukannya makin gede, Garaa makin kuat ? Anyway, gimana menurut kalian ??
by.Pinkygirl

Label: , , ,

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

QuickPost Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others! Akari Zala
Akari Zala
Create your badge