18 Maret, 2009

Para Idiot Komputer

Sekali" mari berhumoria..ini salah satu humor yang penulis paling suka.

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja yang merasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal, baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika. Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira.

Berikut petikan keluhan-keluhan konsumen itu :
  1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telPon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.
  2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan... karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan) pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.
  3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.
  4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.
  5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.
  6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan menjemurnya. “
  7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.
  8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik bertanya, “Power switch apa?”
  9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang konsumen:
Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell : Ya, bisa dibantu?
Penelepon : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya?
Novell : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa terpingkal-pingkal. ..^o^)
Dari: http://prana-indonesia.blogspot.com/2008/12/para-idiot-komputer.html







Label:

03 Februari, 2009

Just Kidding

Kurang Kerjaan
Didi adalah seorang murid SMP I di kotanya. Saat pelajaran Fisika, Didi
ditanya oleh gurunya, sambil mengambil alat percobaannya.
Guru : "Didi, jika lilin ini bapak tutup dengan gelas maka apinya akan mati.
Hal itu membuktikan apa..??"
Didi : "Membuktikan kalau bapak kurang kerjaan"**


Kelakuan Bapak
Indra mengajak Andri mencoba mobil barunya. Mereka melewati perempatan.
“Awas, lampu merah. Stop!" teriak Andri panik.
"Tenang saja ... Bapakku sudah dua tahun tidak memperdulikan lampu merah dan
nyatanya tidak terjadi apa-apa.” Kata Indra.
Di perempatan kedua, lampu merah menyala. Lagi-lagi Indra dengan tenang
melanggar tampu merah.
"Sudah kukatakan, Bapakku sudah dua tahun selamat-selamat saja melewati
perempatan yang lampunya sedang merah. Tenanglah!"
Tiba di perempatan ketiga, tampu hijau menyata. Indra menghentikan mobilnya.
“Jalan terus! Lampu hijau!” teriak Andri tegang.
"Tenang, bila aku jalan terus, kau bisa bayangkan apa kejadiannya bila
tiba-tiba Bapakku muncul dan kiri atau kanan kita?”**

Tukang Sayur
Mang Ujang, si penjual sayur keliling yang masih muda itu ditabrak mobil. Si
penabrak langsung kabur meninggalkan si korban yang tergeletak di sisi jalan
dan ibu-ibu sekitar yang memaki-maki.
Ibu-ibu segera berkerumun menolong Mang Ujang, tukang sayur kesayangan
mereka. Kondisi Mang Ujang sudah sangat parah. Darah meleleh di tubuhnya.
Nampaknya ajal sudah dekat. Seorang ibu, tidak tega melihat keadaannya.
Beliau mendekat lalu berkata, "Mang Ujang...nyebut. ..nyebut! "
Maksudnya agar Mang Ujang mengingat nama-Nya di saat-saat terakhir.
Dengan kekuatan terakhirnya Mang Ujang berusaha menggerakkan bibirnya. Dia
lalu berkata dengan nyaring, "SAYUUUURRR. ...."**


Berhemat

Si Ali pulang dari sekolah dengan terengah-engah di depan pintu rumahnya.
Ayah Ali heran melihat anaknya tidak seperti biasanya lalu menanyainya
Bapak: "Ali, ngapain kamu kok kayak orang yang kelelahan?"
Ali : "Pak, Ali hemat duit 2000 Rupiah."
Bapak: "Lho emangnya gimana bisa sampai hemat?"
Ali: "Soalnya gini pak waktu pulang sekolah Ali lari di samping becak,
sedangkan biaya becak sekolah sampai ke rumah kan 2000 Rupiah, jadinya kan
Ali bisa hemat duit."
Bapak: "Ali kamu kok goblok benar!, coba kamu lari di samping Taksi kamu
bisa hemat 10000 Rupiah."
Ali: "...???" **

(Kiriman teman)

Label:

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

QuickPost Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others! Akari Zala
Akari Zala
Create your badge